Skip to main content

Panduan Membeli Ponsel Nokia Berdasarkan Seri (C, X, E dan N)

Nokia yang mulai mnegenalkan standar penamaan pada ponsel mereka, menimbulkan kebingungan sesaat pada pengguna teknologi selular yang masih awam terhadap pemilihan ponsel yang sesuai. Seperti apa pola penamaan itu dan bagaimana calon pembeli dapat menggunakannya untuk memelih ponsel Nokia?



Nokia Conversations mulai menggunakan skema standar dalam menggolongkan jajaran ponsel cerdas mereka. Mulai kini, smartphone Nokia akan memiliki empat kategori yang dapat dipilih.


Keempat kategori tersebut adalah C, X, E dan N. Kemudian, setiap seri itu akan diberi nomor urut 1 sampai 9 setelah hurufnya.

Tips-nya sederhana saja, 1 menunjukkan ponsel dengan fungsi dan kisaran harga paling rendah. Berturut-turut ini akan meningkat hingga ponsel dengan awalan 9 yang menunjukkan 'kasta tertinggi' dengan fungsi dan harga yang sesuai.

Sedangkan untuk huruf, berikut adalah penjelasan singkatnya:

    * Seri C akan menampilkan jajaran ponsel dengan fungsi terbatas pada kemampuan yang paling inti.
    * Seri E akan menampilkan jajaran ponsel yang fokusnya pada pengguna bisnis dan produktivitas.
    * Seri X adalah ponsel Nokia yang memiliki kegunaan utama pada hiburan dan sosial.
    * Seri N akan menjadi ponsel-ponsel Nokia yang paling canggih.

Sehingga, bisa disimpulkan bahwa smartphone Nokia akan berurut dari jajaran C1 hingga N9. Meskipun belum tentu semua kombinasi angka dan huruf akan hadir sebagai produk di pasaran. Beberapa yang sudah diumumkan termasuk Nokia C5, X5 dan X3.

Ingat juga bahwa kategorisasi yang ada di sini hanya berlaku pada jajaran smartphone. Tidak jelas apakah pedoman yang sama bisa digunakan pada jajaran ponsel Nokia non-smartphone.

Facebook

Facebook Recommendations

Followers


Web Designing In Karachi



Haroof.com


Politics blogs

My Zimbio

Email Subscribe

Enter your email address:

Watch online Live TV

Popular posts from this blog

Matric General Group Result SECONDARY SCHOOL CERTIFICATE (S. S. C.) PART - II CLASS - X - 2010 (www.apnieyesp.com )

PASSED THE SECONDARY SCHOOL CERTIFICATE (S. S. C.) PART - II CLASS - X) ANNUAL EXAMINATION, 2010. ERRORS AND OMISSIONS EXCEPTED, CANDIDATES BEARING THE FOLLOWING ROLL NUMBERS ARE DECLARED TO HAVE PASSED THE SECONDARY SCHOOL CERTIFICATE (S. S. C.) PART - II CLASS - X) ANNUAL EXAMINATION, 2010. ------------------------------------------------- GENERAL GROUP (REG&PVT) --- GRADE..'A-ONE' ---- ----------------------- ( CANDIDATES SECURING TOTAL MARKS 680 AND ABOVE) MARKS SECURED BY THE CANDIDATES OUT OF TOTAL MARKS OF 850 ARE MENTIONED AGAINST EACH ROLL NUMBER IN BRACKET --------------------------------------------------- 601086 (689) XXX (XXX) XXX (XXX) XXX (XXX) XXX (XXX) XXX (XXX) 601327 (681) 363 (684) 364 (719) 407 (685) 664 (682) 788 (687) 601836 (692) 882 (683) XXX (XXX) XXX (XXX) XXX (XXX) XXX (XXX) 602315 (723) 316 (715) 320 (712) 321 (739) 325 (686) 326 (702) 602327 (683) 329 (70...

Imran Khan sent me inappropriate text messages, claims Ayesha Gulalai

ISLAMABAD: Former Pakistan Tehreek-e-Insaf MNA Ayesha Gulalai alleged that Imran Khan sent her inappropriate text messages. Addressing a press conference, Gulalai said she wanted to hold presser tomorrow but as some PTI women had a press conference so she had to respond. “I am not concerned about party ticket or NA-1 seat, it is an illogical allegation, she said.  “Among many things, sending text messages is one of their bad habits,” she said. Gulalai said that Imran Khan always talks about turn of people to leave, adding that now it’s the PTI chairman’s turn. “Imran Khan cannot keep himself in control,” she said. The former PTI MNA said that Imran wanted to introduce western culture. She said that she is not the only one facing such a situation, many women in the party are facing such behaviour. She said that when she was in the PPP, she felt very safe. “I am not joining Pakistan Muslim League-Nawaz,” she said.  In one of the party meetings, Imran uttered...

Labels

Show more